Senin, 01 April 2013

DUHAI CNTA

Duhai cinta

Pernah kucari engkau di balik cantiknya paras..

Tapi tahukah engkau cinta?

Cantik akan berlalu seiring waktu..

Apakah engkau akan berlalu juga cinta?



Duhai cinta

Pernah kucari engkau di balik materi..

Tapi bukankah ia sesuatu yang fana?

Apakah berarti engkau adalah sesuatu yang fana pula cinta?

Duhai cinta

Pernah kucari engkau di balik keakraban..

Namun, ketika itu bukan takdirku dan takdirmu,

Apakah engkau bukan takdirku juga cinta?

Duhai cinta

Kucari engkau di balik intelektualitas jiwa..

Tapi kutahu, engkau bukan skala dan vektor matematik

Engkau bukan pula logika

Lantas, dimanakah engkau cinta?

Duhai cinta

Kucari pula engkau di balik orang-orang yang terbaik

Tapi, apakah aku yang terbaik untukmu cinta?

Duhai cinta

Kucari engkau di balik semua tanya

Dimanakah engkau cinta?

Ah… Semua pertanyaan belum terjawab cinta…

Tapi tahukah engkau?

Aku belum berhenti untuk berharap

Aku belum berhenti untuk bertanya

Aku belum berhenti untuk melangkah

Kini kusandarkan langkahku kepada Sang Pemilik Cinta

Kusandarkan pertanyaanku kepada Sang Pencipta Kehidupan

Kusandarkan harapanku kepada Sang Pemilik Harapan

Agar aku menjadi yang terbaik bagimu,

engkau juga menjadi yang terbaik bagiku

Ketika aku telah menjadi yang terbaik bagimu

Perjalananku telah usai

Ketika engkau menjadi yang terbaik bagiku

Usai pula perjalananmu

Aku dan engkau akan berjalan seiring menjadi “Kita”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar